Selasa, 15 April 2014

KHASIAT BUAH (BIJI ) PINANG



KHASIAT BUAH (BIJI) PINANG

Pinang adalah merupakan tanaman keras, pohon  ini banyak terdapat di Indonesia  bahkan diseluruh tanah wilayah indonensia tetapi,  belum ada yang membudidayakan secara khusus sebagai tanaman perkebunan  padahal,  biji pinang selain dimakan banyak juga dipergunakan untuk bahan obat, bahan pembatik dan lain sebagainya.

Seperti pada masa-masa lalu, para orang tua memiliki satu tradisi atau kebiasaan, yaitu menyirih (nyeupah). Tradisi mengunyah daun sirih yang di dalamnya berisi biji pinang, gambir, dan kapur sirih tersebut, diyakini mampu memberikan suatu manfaat seperti memperkuat cengkeraman gusi pada gigi.

Konon, tradisi tersebut telah dimulai oleh rumpun bangsa Melayu sejak kira-kira 500 tahun sebelum masehi. Kebiasaan itu terdapat di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Srilangka, termasuk Indonesia. Namun, kebiasaan tersebut lambat-laun makin pudar seperti halnya di negara kita.

 Konon, tradisi tersebut telah dimulai oleh rumpun bangsa Melayu sejak kira-kira 500 tahun sebelum masehi. Kebiasaan itu terdapat di beberapa negara di Asia Tenggara seperti Malaysia, Thailand, Srilangka, termasuk Indonesia. Namun, kebiasaan tersebut lambat-laun makin pudar seperti halnya di negara kita.  Di Indonesia sampai sekarang hanya beberapa daerah yang masih tetap memakan pinang seperti Kalimantan dan Sumatera.

Terdapat satu hal yang perlu diperhatikan dalam kebudayaan menyirih ini. Salah satu bagian yang digunakan untuk menyirih, yaitu pinang (Areca Catechu), diyakini memiliki beberapa manfaat yang berguna bagi dunia kesehatan. Khasiat biji buah pinang dapat digunakan untuk penyembuhan berbagai penyakit, seperti penyakit cacingan, kudis, disentri, difteri, batu ginjal, sariawan, dan mimisan.


Menurut penelitian para ahli, yang dikutip oleh ”The Merck Index”, khasiat yang diberikan oleh biji pinang tersebut berasal dari zat-zat yang terkandung dalam biji pinang. Salah satunya adalah Arecoline yang merupakan sebuah ester metil-tetrahidrometil-nikotinat yang berwujud minyak basa keras. Dulu, zat tersebut digunakan dalam bentuk arecolinum hydrobromicum yang berfungsi untuk membasmi cacing pita pada hewan seperti unggas, kucing, dan anjing, sebelum ditemukannya obat cacing sintetik, seperti piperazine, tetramisole, dan pyrantel pamoate.
 
Senyawa lain yang terkandung dalam biji pinang adalah Arecaidine atau arecaine, Choline atau bilineurine, Guvacine, Guvacoline, dan Tannin dari kelompok ester glukosa yang menggandeng beberapa gugusan pirogalol. Sifat astringent dan hemostatik dari zat tannin inilah yang berkhasiat untuk mengencangkan gusi dan menghentikan perdarahan.
  
 Selain itu, tanaman yang belum diketahui dari mana asal-usulnya ini, dapat bermanfaat sebagai pewarna kain katun. Zat warna phlobapheen yang dikandungnya, yang kemudian dikenal sebagai areca red, membentuk warna merah anggur yang baik sebagi pewarna kain.

Mengenai daerah asal tanaman pinang, belum bisa dipastikan darimana asalnya tanaman ini. Ada yang menyebutkan pinang berasal dari Semenanjung Tanah Melayu. Ada pula yang mengatakan berasal dari Filipina. Namun, justru dahulu hutan pinang yang luas ditemukan di Aceh dan Sumatera Utara, sehingga pantai utara Aceh dulu terkenal sebagai Pantai Pinang. Selama ini, tanaman pinang (Areca catechu) dikenal sebagai komoditas andalan ekspor yang kebanyakan dimanfaatkan untuk bahan pengikat warna kain dan selain konsumsi makanan tradisional seperti ramuan sirih.
 
Selain dimakan bersama campuran daun sirih, gambir, cengkeh, dan kapur, masyarakat daerah itu juga memakan buah pinang tua yang sudah dibelah kecil-kecil tanpa campuran lainnya. Kegemaran makan buah pinang tua, baik yang dicampur dengan ramuan daun sirih, gambir, cengkeh, maupun kapur, bukan lagi pemandangan yang langka melainkan sudah mentradisi dari dulu hingga sekarang oleh laki-laki dan perempuan. Masyarakat yang rutin makan sirih setiap hari mengaku kesehatan giginya terjamin dan terhindar dari penyakit gigi. Melihat dari manfaat buah pinang untuk bahan baku industri farmasi, kosmetika, dan bahan pewarna tekstil, kiranya terdapat pula khasiat lain dari buah pinang muda.

Buah pinang muda yang rasanya agak kelat dan sedikit asam itu, diyakini masyarakat Nanggroe Aceh Darusaslam dapat menambah atau merangsang vitalitas seksual. Menurut salah seorang peramu obat tradisional di daerah tersebut, sudah banyak penderita lemah syahwat yang disembuhkannya dengan cara memberi ramuan buah pinang muda yang dicampur dengan bahan ramuan alam lainnya.

 Semua ramuan tradisional seperti buah pinang muda, akar pinang muda (akar yang baru muncul) ditumbuk hingga halus. Kemudian, airnya yang sudah disaring dicampur dengan satu sendok madu lebah dan sebutir telur ayam kampung. Usahakan air dari buah pinang muda dan akar pinang muda itu terkumpul satu gelas. Air buah pinang dan akar pinang muda yang sudah dicampur telur ayam dan satu sendok madu lebah itu dikocok sampai rata. Adapun waktu yang tepat untuk meminum ramuan tradisional tersebut, yakni pada malam sebelum tidur.
  
Penderita lemah syahwat dianjurkan meminum ramuan tradisional itu secara rutin selama satu minggu. Lebih baik kalau pasangan suami istri sama-sama meminumnya secara rutin. Menurutnya, dalam masa pengobatan selama seminggu itu, pasangan suami istri dianjurkan tidak melakukan hubungan intim.

Pemanfaatan tanaman obat ini jauh tertinggal dibanding dengan negara lain seperti Cina. Padahal, dari temuan masyarakat yang menyatakan khasiat buah pinang muda untuk meningkatkan seksual dapat dijadikan bahan penelitian masa depan.

 Seharusnya, ramuan buah pinang muda yang sudah dicampur dengan akar pinang muda, telur ayam, dan madu itu, mendorong para ilmuwan untuk menelitinya. 
 

Mengonsumsi obat-obat tradisional lebih baik dan efisien serta jauh dari risiko ketimbang obat produk yang terkandung bahan kimia. Namun, hingga saat ini belum ada temuan ilmiah yang menyatakan ramuan buah pinang muda berkhasiat meningkatkan seksual.(Atep Haerudin, S.E.)

 
Bagi para eksportir komoditi hasil pertanian ataupun pedagang  lokal  apabila ada yang berminat dapat menghubungi Bapak Sangkan  di 081218812213 dan kami siap melayani anda. Terima Kasih.














Minggu, 13 April 2014

BISNIS KULIT MANIS



INFO  KULIT  MANIS

Kulit manis adalah merupakan salah satu komoditi tanaman rempah yang ada di Indonesia, pada zaman pendudukan belanda kulit manis termasuk salah satu tanaman rempah yang ikut diboyong ke eropa oleh Belanda. Karena kulit manis bisa dijadikan sebagai penghangat Badan.
Di Indonesia tanaman kulit manis banyak dipergunakan sebagai bumbu penyedap masakan, dan juga bisa menghangatkan badan. Namun akhir-akhir ini Kulit Manis dipergunakan bukan lagi terbatas hanya pada bumbu masakan tetapi sudah di oleh menjadi Sirup Kulit Manis, dan berkhasiat tinggi  karena bisa menyembuhkan flu dan panas bada.

Bagi para peminat yang menginginkan kulit manis ataupun Sirup Kulit manis kami dengan senang hati untuk melayani Bapak/Ibu. Saudara para peminat. Untuk itu dapat menghubungi kami di Telp: 081218812213 dengan Sangkan MS.
Terima kasih atas kerjasamanya.


Hormat Kami,

Sangkan MS

Jumat, 14 Maret 2014

SERTIFIKASI ISPO PERKEBUNAN KELAPA SAWIT



 SERTIFIKASI ISPO
UNTUK PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT


Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia diharapkan sampai akhir Desember 2014 sudah harus memeiliki Sertifikasi ISPO. Untuk mendapatkan Sertifikasi ISPO Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit harus terlebih dahulu mendapat Penilaian Usaha Perkebunan.

Penilaian Usaha Perkebunan adalah untuk  menentukan kelas kebun yang dapat mengajukan Sertifikasi ISPO. Kebun yang dapat mengajukan Sertifikasi ISPO adalah kebun kelas I,II,III sedangkan kebun kelas IV dan V akan diberikan peringatan atau kesempatan untuk membenahi sehingga mampu untuk memenuhi ISPO.

Yang berhak melakukan penilaian usaha perkebunan adalah PNS yang telah mendapat pelatihan penilaian usaha perkebunan yang dinyatakan lulus dan mendapat sertifikat sebagai penilai usaha perkebunan. Karena Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) merupakan mandatory maka diminta atau tidak diminta harus dilakukan penilaian terhadap perusahaan perkebunan yang sudah produktif maupun kebun yang sedang dalam tahap pembangunan.

Bagi Perusahaan Perkebunan kelas I, II, III sesuai hasil penilaian yang telah dilakukan dan telah ditetapkan oleh Bupati/Walikota, maka Perusahaan Perkebunan dapat mengajukan permohonan untuk dilakukan audit agar dapat diterbitkan Sertifikat Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO).

Dalam rangka membantu kesiapan perkebunan kelapa sawit mendapat Sertifikasi ISPO, kami bersedia bekerjasama dengan Perusahaan Perkebunan Bapak untuk mempersipakan/membenahi  kebun  sesuai kriteria yang dipersyaratkan sehingga  layak mendapat sertifikat ISPO.

Apabila Bapak berkenan bekerjasama dengan kami, kami akan mempersiapkan kebun Bapak memenuhi criteria yang dipersyaratkan dalam ISPO, maka dapat menghubungi kami di E_mail: Sangkan_s@yahoo.com, Sangkanms_sitompul@yahoo.com atau di 0812 18812213.
Kesempatan anda bisa kami bantu.................................
Kesempatan adalah merupakan Emas…untuk itu jangan menunda kesempatan. Terima kasih kami sampaikan atas kerjasamanya.

Hormat kami,

Ttd.

Sangkan M. Sitompul